Hello

25 November 2012

Kisah Seorang Penyanyi Menjadi Seorang Qori Al-quran

      Dari Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu’anhu : “Bahwa pada suatu hari, beliau melewati suatu tempat pada arah Kufah, tiba – tiba beliau mendapati sekumpulan orang – orang fasik yang sedang meminum khamr. Diantara mereka, ada seorang penyanyi yang bernama Radzan yang bernyanyi sambil memainkan alat musik, dan memiliki suara yang indah. Kemudian ketika Abdullah bin Mas’ud mendengar suaranya ia berkata : “Aduhai alangkah indahnya suara ini seandainya digunakan untuk membaca al-Quran.” Kemudian Abdullah bin Mas’ud menutupi kepalanya dengan kain nya dan berlalu.

      Ketika Radzan mendengar ucapan Ibnu Mas’ud (secara sayup-sayup), ia pun bertanya kepada teman – teman nya : “Siapakah orang ini?” Maka teman – teman nya menjawab : “Dia adalah Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu’anhu, dia adalah sahabat Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam.”
Kemudian ia (Radzan) bertanya lagi : “Apa yang ia katakan tadi?”
     Lantas mereka menjawab :
             “Sesungguhnya ia tadi berkata : “Aduhai alangkah indahnya suara ini seandainya digunakan untuk membaca al-Quran.”

       Kemudian tersentuhlah hati Radzan dengan ucapan tersebut, lalu ia pun melempar Al-’Ud (semacam alat musik jenis kecapi) ketanah dan menghancurkan nya.
Kemudian ia bergegas mencari Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu’anhu hingga ia menemuinya, lalu ia meletakkan sapu tangan dilehernya. Lantas ia menangis dihadapan Abduillah bin Mas’ud, maka Abdullah bin Mas’ud memeluknya dan menangislah mereka berdua.
      Kemudian Abdullah berkata :
“Bagaimana aku tidak mencintai orang yang Allah Ta’ala telah mencintainya (karena bertaubat).” Ia pun bertaubat dari dosanya dan senantiasa mengikuti pelajaran Abdullah bin Mas’ud. Sehingga ia pun mendapatkan banyak manfaat dari al-Quran serta ilmu darinya, yang pada akhirnya hal tersebut menjadikan nya seorang Imam dalam bidang ilmu.”
[Qaidul Awabid hal 20. Agar Anak Mudah Menghafal al-Quran, hal 168-169. Hamdan Hamud Al-Hajiri. cet Darus Sunnah]

Subhanallah…

     Sangat jarang sekali yang ada seperti ini pada zaman ini. Bahkan yang banyak terjadi adalah orang yang dianggap ustadz, menjadi seorang Penyanyi. La Haula wa La Quwata Ilaa Billah -semoga Allah memberi hidayah kepada mereka-.

Sumber: Abu Abdillah Prima Ibnu Firdaus ar-Roni al-Mirluny

Popular Posts

ahmad miftahul farid. Diberdayakan oleh Blogger.

Total Tayangan Halaman